Hallo ^^
beberapa bulan gak ngepost itu gak enak banget :(
mau cerita dulu, posting sebelumnya yang baru saja saya buat itu adalah puisi karya saya.hehee ;)
Semoga memberi inspirasi dan dapat memahami maknanya. Udah lama gak bikin puisi, sebenernya sih aku jarang ngepost puisi di blog, biasanya cuman di notes doang :D
takut puisinya jelek. Tapi kali ini tak apalah ngepost puisi di blog. Puisi pendek yg penuh makna. Saya akan negpost puisi lagi next time, sampai disini dulu yaa..
Bye-bye :))
Thursday, July 26, 2012
Cahaya
Sinarmu silaukan mataku
cahayamu terangi bayangku
tanpa aku sadari,
kau terlalu terang untukku..
Aku hanya cahaya kecil
nan redup dan tak berarti
seperti lilin-lilin
yang bila ditiup akan padam,
kita memang berbeda
kau sangat terang
kau tegaskan sinarmu padaku
sehingga terlihat betapa kelamnya bayangku
Aku tahu, suatu saat bayangku akan terhapus karenamu
kau bisa saja membuatku sirna
setidakberati inikah aku?
Aku juga inginkan cahaya sepertimu
yang terangi setiap jalan
tak padam bila dihembus angin,
namu apalah daya,
aku tetaplah aku
dengan cahaya kelamku.
cahayamu terangi bayangku
tanpa aku sadari,
kau terlalu terang untukku..
Aku hanya cahaya kecil
nan redup dan tak berarti
seperti lilin-lilin
yang bila ditiup akan padam,
kita memang berbeda
kau sangat terang
kau tegaskan sinarmu padaku
sehingga terlihat betapa kelamnya bayangku
Aku tahu, suatu saat bayangku akan terhapus karenamu
kau bisa saja membuatku sirna
setidakberati inikah aku?
Aku juga inginkan cahaya sepertimu
yang terangi setiap jalan
tak padam bila dihembus angin,
namu apalah daya,
aku tetaplah aku
dengan cahaya kelamku.
Sunday, May 6, 2012
Chrisye "Kisah Kasih Disekolah"
Resah dan gelisah...
Menunggu disini
Disudut sekolah...
Tempat yang kau janjikan
Ingin jumpa denganku
Walau mencuri waktu...
Berdusta pada guru
Malu aku malu pada semut merah
Yang berbaris di dinding
Menatapku curiga
Seakan penuh tanya... Sedang apa disini ?
Menanti pacar jawabku
Sungguh aneh tapi nyata tak'kan terlupa...
Kisah kasih disekolah... Dengan si dia
Tiada masa paling indah... Masa-masa disekolah
Tiada kisah paling indah... Kisah-kasih disekolah
Malu aku malu pada semut merah
Yang berbaris di dinding
Menatapku curiga
Seakan penuh tanya... Sedang apa disini ?
Menanti pacar jawabku
Sungguh aneh tapi nyata tak'kan terlupa...
Kisah kasih disekolah... Dengan si dia
Tiada masa paling indah... Masa-masa disekolah
Tiada kisah paling indah... Kisah-kasih disekolah
Disudut sekolah...
Tempat yang kau janjikan
Ingin jumpa denganku
Walau mencuri waktu...
Berdusta pada guru
Malu aku malu pada semut merah
Yang berbaris di dinding
Menatapku curiga
Seakan penuh tanya... Sedang apa disini ?
Menanti pacar jawabku
Sungguh aneh tapi nyata tak'kan terlupa...
Kisah kasih disekolah... Dengan si dia
Tiada masa paling indah... Masa-masa disekolah
Tiada kisah paling indah... Kisah-kasih disekolah
Malu aku malu pada semut merah
Yang berbaris di dinding
Menatapku curiga
Seakan penuh tanya... Sedang apa disini ?
Menanti pacar jawabku
Sungguh aneh tapi nyata tak'kan terlupa...
Kisah kasih disekolah... Dengan si dia
Tiada masa paling indah... Masa-masa disekolah
Tiada kisah paling indah... Kisah-kasih disekolah
Saturday, May 5, 2012
Aku
Aku sadar akan kekuranganku, aku bukan seperti kalian yg
punya "banyak'" kelebihan yg dapat ditunjukkan pada semua orang. Sekali
lagi aku katakan Aku Ini Bukan Apa-Apa, aku ini sederhana, tidak ada yg bisa
kupamerkan dari diriku, aku punya tapi tidak kutunjukkan pada semua orang. Aku
bersyukur hidupku indah. Aku hidup bukan untuk pamer, tetapi untuk bersyukur.
Ya, yg berteman denganku pun orang-orang biasa. Aku yg hanya berusaha
mensyukuri apa adanya diriku. Orang-orang meninggalkanku mungkin karena kekuranganku,
karena aku tidak populer, karena aku hanya seseorang yg biasa-biasa saja. Ada
aku ataupun tidak ada aku mungkin bagi mereka sama saja, karena aku tidak
memberi pengaruh apa-apa. Aku bisa menerimanya, karena inilah diriku. Aku tidak
mau hidup dalam kepalsuan, yg menjadi populer hanya untuk sesaat. Aku memang
bukan apa-apa, tetapi perlu kalian tau aku punya harapan yg luar biasa di masa
depan. Aku ingin menjadi penulis setelah aku selesai bersekolah disini, yg lebih bisa menghargai orang biasa sepertiku. Aku
ingin kuliah dan mulai menulis. Semoga harapanku ini bisa terwujud, tak lupa
aku berdoa pada Tuhan agar aku diberi kemudahan. kadang, tuhan tidak memberikan
apa yg kita inginkan, tuhan hanya memberikan apa yg kita butuhkan, jangan
pernah menyalahkan Tuhan karena keadaan hidup kita, ini adalah takdir dari
Tuhan yg kita harus jalani. terimaksih Tuhan, atas apa yg telah Kau berikan
untukku.
Terima Kasih
Ketika aku sepi sendiri,
saat itulah kamu datang dan masuk dalam duniaku. Inilah alasan mengapa aku selalu memikirkanmu dan selalu ingin menuliskan tentangmu, walau kamu tak pernah tau. Hari-hariku indah bersama
setiap kata-kata yg kamu ucapkan. Tanpa aku sadari, setelah beberapa lama kita
jalani bersama, tanpa ada ikatan apa-apa. Aku, kamu adalah kita yang bahagia
bersama. Kamu membuat aku tersenyum, seringkali kamu masuk kedalam setiap malam
di mimpiku tanpa permisi, aku memimpikanmu setiap malam yg berturut-turut.
Mungkin karena aku terlalu merindukanmu. Tanpa kamu sadari, aku sering
memanndangmu dari kejauhan, melihat setiap indah senyuman dari bibirmu, melihat
sikapmu yg kadang lucu dan membuatku tertawa dengan sendirinya. Kamu indah
dimataku, kamu adalah sosok yg aku dambakan selama ini. Kamu datang tiba-tiba
dan membuatku mempunyai rasa yg istimewa dan tak biasa padamu. Kadang, saat aku
memandangmu dari kejauhan tiba-tiba kamu memandangku dengan matamu yg indah
itu, hilanglah semua rintihan sakit dihatiku, aku gugup jantungku berdebar
kencang. Tak kuasa aku berlama-lama bertatapan denganmu. Ketika aku dan kamu
dalam jarak yg dekat, aku serasa mati gaya tak tau harus berbuat apa, kamu
terlalu indah. Rasanya aku akan pingsan dan serasa tidak berpijak dibumi karena
pesonamu yg menggetarkan hatiku. Aku ingin kamu memberi status pada semua ini,
tetapi aku tidak memaksa. Setiap pesan singkat darimu juga membuatku senang,
aku tersenyum membacanya, kau tanyakan aku banyak hal dan kau tanyakan tentang hidupku seolah kau ingin tau semua tentangku, dan kadang pertanyaan-pertanyaan dan permintaan anehmu membuatku
illfeel tapi tak apalah, aku tetap bahagia. Kesalahanmu padaku banyak, tapi aku
tidak memikirkannya, aku selalu berusaha memaafkanmu karena kau orang yg aku sayang,
tidak akan pernah bisa aku marah padamu. Aku selalu memaafkan. Aku tidak bisa membencimu, benar-benar tidak bisa. Tak ada alasan aku untuk benci denganmu. Kamu seringkali meminta maaf padaku, selalu aku maafkan, karena aku ingin tetap bersamamu.
Setelah cukup lama aku dan
kamu saling mengenal, rasa rindu itu selalu ada disaat aku tidak bertemu atau
tidak melihat senyumanmu walau hanya satu hari. Kamu telah membuat aku
menumbuhkan rasa yg tidak biasa, kamu yg membuat aku hanyut dalam pesonamu.
Dunia memang bukan hanya milikku, masih banyak orang lain yg menempatinya,
tetapi hatiku hanya kamu yg mampu membuatku jatuh hati. Setiap saat aku merasa
kesepian, aku selalu memikirkanmu, dimana kamu sekarang, sedang apa dan
bagaimana keadaanmu. Aku memang sudah dibuat berbunga-bunga olehmu, perasaanku
yg tak biasa membuatku tak tau arah bagaimana harus mengungkapkannya. Ini
rahasiaku, rahasia tentang bagaimana aku mengagumimu. Pertemuan yg membuat aku
dan kamu saling mengenal, aku tak tau apakah ada niatmu untuk bahagia
bersamaku. Hari terus berlalu, aku dan kamu semakin menjauh, mungkin ada sosok
yg lain yg lebih dari aku yang membuatmu lebih ceria. Aku memang tidak
sempurna, aku hanyalah seorang gadis biasa yg tidak popular. Aku yg tidak bisa menjadi seperti yg kamu inginkan, Aku hanya siswi biasa di sekolah, tujuanku ada disana hanya untuk mencari ilmu bukan untuk menjadi terkenal atau untuk ajang eksis-eksisan, bahkan aku tidak menunjukkan dan menampilkan bakatku di depan umum, aku ini bukan apa-apa, Aku yang mempunyai
banyak kekurangan, aku memang apa adanya, beginilah aku yg sederhana. Aku bahagia menjadi diriku sendiri. Mungkin
kamu menemukan sosok yg sempurna sehingga aku kau tinggalkan. Mana janjimu akan
menjagaku? Mana janjimu? Mana? Aku rindu saat kau bilang kau merindukanku.
Kini tak ada satu pesan
singkatpun darimu, kau mungkin sudah lupakan aku. Tak ada lagi
pertanyaan-pertanyaan anehmu yg kau lontarkan padaku, tak ada lagi sifatmu yg
selalu ingin tau tentangku. Apa kau meninggalkan aku dengan alasan karena
kekurangku? Entahlah.
Tak ada lagi kamu yg membuat hari-hariku berarti, kamu menjauhiku tanpa aku tau apa alasanmu. Sungguh aku merasa kehilangan sosokmu yg dahulu, yg bisa membuat aku ceria. Tak ada lagi pelangi yg indah disetiap hari-hariku, perasaan ini terlalu dalam, aku terlalu larut olehnya. Apa aku kurang baik padamu? Aku rasa bukan itu alasanmu. Kamu telah temukan yg lain yg mungkin mendekati kata"sempurna".
Apa salahku? Tolong jelaskan, ketika aku bertanya itu padamu kamu menjawab kalau aku tidak punya salah apa-apa, justru kamu yg mempunyai banyak kesalahan padaku. Aku tidak ingin hubungan kita menjadi tidak baik, aku ingin kita baik-baik saja tanpa ada yg dibuat kecewa. Mungkin ini salahku juga yg terlalu berharap padamu, terlalu mencintaimu. Salahku karena aku sendiri yg menyakiti hatiku dengan tetap bertahan dengan keadaan seperti ini. Salahku juga karena telah jatuh hati padamu yg seharusnya ini tidak boleh terjadi. Mungkin rasaku yg salah untukmu, aku seharusnya tidak boleh mempunyai perasaan ini padamu. Sehingga ini semualah yg membuatku terluka karena mungkin perasaan ini hanya aku yg merasakannya. kamu tidak punya rasa yg sama denganku. Pertemuan atau perpisahan kitakah yg salah? Atau rasaku yg salah? Atau mungkin keindahanmu yg salah? Entahlah. AKu terus memikirkanmu yg kamu sendiri tidak memikirkanku. Mungkin aku yg terlalu terbawa perasaan, aku yg selalu menggunakan hatiku, aku terlalu sering dengan perasaan. Ketika aku sibuk dengan urusanku aku seolah sejenak terlupa denganmu, namun setelah itu aku kembali teringat padamu. Aku benar-benar tidak bisa melepaskanmu. Padahal, aku tidak berhak untuk tidak merelakanmu dengan yg lain, aku bukan siapa-siapa untukmu. Namun rasaku terlanjur untukmu, aku tidak dapat berbuat apa-apa. Aku terlalu lemah untuk hal ini, perasaanku terlalu kuat padamu. Aku dikuasai perasaan cinta yg dalam sementara itu kamu tidak merasakannya. Aku terhanyut dalam ketidakpastian, kamu yg membuatku begini. Awalnya, mungkin kamu tidak berniat untuk membuat aku jatuh cinta padamu, tetapi perasaan cintaku hadir setelah lebih lama mengenalmu.
Tak ada lagi kamu yg membuat hari-hariku berarti, kamu menjauhiku tanpa aku tau apa alasanmu. Sungguh aku merasa kehilangan sosokmu yg dahulu, yg bisa membuat aku ceria. Tak ada lagi pelangi yg indah disetiap hari-hariku, perasaan ini terlalu dalam, aku terlalu larut olehnya. Apa aku kurang baik padamu? Aku rasa bukan itu alasanmu. Kamu telah temukan yg lain yg mungkin mendekati kata
Apa salahku? Tolong jelaskan, ketika aku bertanya itu padamu kamu menjawab kalau aku tidak punya salah apa-apa, justru kamu yg mempunyai banyak kesalahan padaku. Aku tidak ingin hubungan kita menjadi tidak baik, aku ingin kita baik-baik saja tanpa ada yg dibuat kecewa. Mungkin ini salahku juga yg terlalu berharap padamu, terlalu mencintaimu. Salahku karena aku sendiri yg menyakiti hatiku dengan tetap bertahan dengan keadaan seperti ini. Salahku juga karena telah jatuh hati padamu yg seharusnya ini tidak boleh terjadi. Mungkin rasaku yg salah untukmu, aku seharusnya tidak boleh mempunyai perasaan ini padamu. Sehingga ini semualah yg membuatku terluka karena mungkin perasaan ini hanya aku yg merasakannya. kamu tidak punya rasa yg sama denganku. Pertemuan atau perpisahan kitakah yg salah? Atau rasaku yg salah? Atau mungkin keindahanmu yg salah? Entahlah. AKu terus memikirkanmu yg kamu sendiri tidak memikirkanku. Mungkin aku yg terlalu terbawa perasaan, aku yg selalu menggunakan hatiku, aku terlalu sering dengan perasaan. Ketika aku sibuk dengan urusanku aku seolah sejenak terlupa denganmu, namun setelah itu aku kembali teringat padamu. Aku benar-benar tidak bisa melepaskanmu. Padahal, aku tidak berhak untuk tidak merelakanmu dengan yg lain, aku bukan siapa-siapa untukmu. Namun rasaku terlanjur untukmu, aku tidak dapat berbuat apa-apa. Aku terlalu lemah untuk hal ini, perasaanku terlalu kuat padamu. Aku dikuasai perasaan cinta yg dalam sementara itu kamu tidak merasakannya. Aku terhanyut dalam ketidakpastian, kamu yg membuatku begini. Awalnya, mungkin kamu tidak berniat untuk membuat aku jatuh cinta padamu, tetapi perasaan cintaku hadir setelah lebih lama mengenalmu.
Jujur, aku sangat
merindukanmu, kau perlahan menjauh lalu pergi tanpa permisi meninggalkan aku
dan perasaanku yg terlanjur tumbuh karena terbuai oleh pesonamu. Kau kejam
sekali, tidak bertanggung jawab dengan apa yg telah kamu perbuat padaku
sehingga aku punya rasa yg berbeda denganmu. Disaat detik-detik perpisahan
kita, kamu tidak mengucapkan sepatah katapun, kamu tidak perduli padaku. Bagaimana
dengan perasaanku ini? Perpisahan ini tak kau buat berkesan, karena hubungan
aku dan kamu semakin mejauh, rupanya seperti itu caramu berpamitan denganku. Dengan
pelahan menjauhiku lalu pergi tanpa mengucapkan apapun. Apabila kamu jauh
disana tak akan mengingatku lagi, mana tanggung jwabmu atas semua rasa yg telah
kamu tumbuhkan dihatiku? Kamu jahat, kejam. Jangan pernah mendekatiku bila akhirnya hanya utuk menyakiti, mungkin kamu tidak sadar dan tidak tau aku telah tersakiti, aku tersakiti karena kamu yg memberikan harapan kosong padaku. Apa kau mendekatiku hanya untuk mempermainkan perasaanku? Entahlah
Mungkin, ini adalah akhir dari segalanya, akhir dari perkenalan dan pertemuan kita, aku tidak sempurna untukmu. Aku tidak berarti apa-apa dimatamu. Kini, tak ada lagi senyumanmu yg menghiasai hari-hariku, tak ada lagi tatapan matamu yg indah yg bisa aku lihat, tak ada lagi sosokmu dihadapanku, tak ada lagi kamu disini, akankah ini hampa? Tak ada lagi langkah kakimu yg sedang berjalan, tak ada lagi kedatanganmu yg aku tunggu di sekolah. Aku menyayangimu, aku mencintaimu, aku merindukanmu, aku mengenangmu, aku mengingatmu, tetapi kamu tidak? Yang tulus menyayangiku hanyalah orangtua dan keluargaku. Aku memang pantas untuk kau tinggalkan setelah kau datang padaku, disaat kamu membutuhkan bantuan akulah yg kau datangi dan aku selalu ada untukmu. Tetapi disaat aku benar-benar membutuhkanmu kamu telah menemukan yg lain. Aku menyebutkan namamu disetiap doa-doaku, Tuhan tau apa yg aku minta, Tuhan mendengarkan semua ceritaku tentangmu. Kau tak pernah tau, perasaanku terlanjur dalam kepadamu. Aku harus bagaimana? Kau bukan milikku. Jika Tuhan mengizinkan aku untuk bahagia bersamamu, semua yg hilang pasti dapat kembali lagi. Air mataku mungkin tidak memberi pengaruh apa-apa terhadapmu, telah banyak air mata yg aku keluarkan, air mataku ini tidak dapat mengubah keadaan. Aku bersedih, aku menangis karena kamu, ini bukan salahmu, ini salahku yg menyimpan perasaan terhadapmu sehingga aku menjadi seperti ini. Tuhan tau, aku menangisimu, tetapi kau tak pernah tau. Aku tidak boleh banyak berharap padamu, karena itu akan membuatku semakin tersakiti. Sekali lagi aku tegaskan, ini bukan salahmu. Kamu mungkin inginkan yg lain, bukan diriku. Aku harus terima itu bagaimanapun sakitnya aku. Demi kebahagiaanmu, aku tidak dapat memaksakan kehendakku.
Mungkin ini memang takdir dari Tuhan, yg aku berharap dapat mengubahnya. Aku ingin kebahagiaan, bahagia itu bukan sederhana, tetapi luar biasa. Bahagia adalah ketika aku dan kamu menjalin hubungan yg baik seperti dulu walau tanpa status apapun, bukan seperti sekarang yg semakin hari semakin renggang, semakin hari semakin menjauh, dan semakin hari semakin menghilang.
Mungkin, ini adalah akhir dari segalanya, akhir dari perkenalan dan pertemuan kita, aku tidak sempurna untukmu. Aku tidak berarti apa-apa dimatamu. Kini, tak ada lagi senyumanmu yg menghiasai hari-hariku, tak ada lagi tatapan matamu yg indah yg bisa aku lihat, tak ada lagi sosokmu dihadapanku, tak ada lagi kamu disini, akankah ini hampa? Tak ada lagi langkah kakimu yg sedang berjalan, tak ada lagi kedatanganmu yg aku tunggu di sekolah. Aku menyayangimu, aku mencintaimu, aku merindukanmu, aku mengenangmu, aku mengingatmu, tetapi kamu tidak? Yang tulus menyayangiku hanyalah orangtua dan keluargaku. Aku memang pantas untuk kau tinggalkan setelah kau datang padaku, disaat kamu membutuhkan bantuan akulah yg kau datangi dan aku selalu ada untukmu. Tetapi disaat aku benar-benar membutuhkanmu kamu telah menemukan yg lain. Aku menyebutkan namamu disetiap doa-doaku, Tuhan tau apa yg aku minta, Tuhan mendengarkan semua ceritaku tentangmu. Kau tak pernah tau, perasaanku terlanjur dalam kepadamu. Aku harus bagaimana? Kau bukan milikku. Jika Tuhan mengizinkan aku untuk bahagia bersamamu, semua yg hilang pasti dapat kembali lagi. Air mataku mungkin tidak memberi pengaruh apa-apa terhadapmu, telah banyak air mata yg aku keluarkan, air mataku ini tidak dapat mengubah keadaan. Aku bersedih, aku menangis karena kamu, ini bukan salahmu, ini salahku yg menyimpan perasaan terhadapmu sehingga aku menjadi seperti ini. Tuhan tau, aku menangisimu, tetapi kau tak pernah tau. Aku tidak boleh banyak berharap padamu, karena itu akan membuatku semakin tersakiti. Sekali lagi aku tegaskan, ini bukan salahmu. Kamu mungkin inginkan yg lain, bukan diriku. Aku harus terima itu bagaimanapun sakitnya aku. Demi kebahagiaanmu, aku tidak dapat memaksakan kehendakku.
Mungkin ini memang takdir dari Tuhan, yg aku berharap dapat mengubahnya. Aku ingin kebahagiaan, bahagia itu bukan sederhana, tetapi luar biasa. Bahagia adalah ketika aku dan kamu menjalin hubungan yg baik seperti dulu walau tanpa status apapun, bukan seperti sekarang yg semakin hari semakin renggang, semakin hari semakin menjauh, dan semakin hari semakin menghilang.
Kamu pergi sebelum kamu
tau perasaanku, dan sepertinya kamu memang tidak mau tau tentang semua rasaku.
Kamu hanya mempermainkan perasaanku, memberi kenangan yg indah dan membuatku
tersenyum setelah itu kamu pergi meninggalkan semua ini dan kau temukan yg
lain. Aku tidak memaksa kamu untuk membalas perasaanku, setidaknya kau pergi
dengan meninggalkan kesan yg baik padaku, namun sepertinya itu tidak terjadi.
Mungkin, karena aku yg terlanjur terlalu mencintaimu sehingga aku sangat sulit untuk melepaskanmu dan jauh darimu, mungkin itu adalah sebabnya juga aku tidak ingin kamu temukan yg lain yg belum tentu seperti yg kamu inginkan. Aku hanya mampu mencintaimu dari kejauhan, tanpa kau tau dan tanpa aku ungkapkan. Aku tak pandai merangkai kata, aku tak pandai membuat puisi-puisi yg bersajak romantis, aku hanyalah aku, yg bisa aku berikan hanyalah hatiku untukmu. Aku memang tidak sempurna, tetapi semua rasaku untukmu adalah sempurna. Adakah seseorang yg bisa menerima ketidaksempurnaanku? Entahlah.
Kamu telah membuatku benar-bernar sakit hati, hilang sudah harapanku padamu. Maafkan aku yg terlanjur mencintaimu. Aku janji, aku takkan berharap lagi padamu. Selamat berbahagia dengan yg lain :')
Selamat tinggal, terimakasih atas semua kenangannya, terimakasih atas harapan kosong yg telah kamu berikan, terimakasih telah mengajariku arti kesabaran yg sia-sia, terimakasih karena kamu sudah meninggalkanku dan perasaanku.
Kamu telah membuatku benar-bernar sakit hati, hilang sudah harapanku padamu. Maafkan aku yg terlanjur mencintaimu. Aku janji, aku takkan berharap lagi padamu. Selamat berbahagia dengan yg lain :')
Selamat tinggal, terimakasih atas semua kenangannya, terimakasih atas harapan kosong yg telah kamu berikan, terimakasih telah mengajariku arti kesabaran yg sia-sia, terimakasih karena kamu sudah meninggalkanku dan perasaanku.
Friday, May 4, 2012
Facts About Me Part II
Hellooooo heyhoooo, setelah sekian lama gak ngepost hari ini
saya mau ngepost, sebelumnya udah ada Facts About Me Part I, ini sambungannya
yaa :)
Mulai darimana nih, huahahahahaaa :D
yaudah daripada geje gak karuan ini sedikit tentang saya ;)
1. Saya ini pendiam kalo sama orang yg gak dikenal atau pun
orang yg gak terlalu dekat dengan saya
2. Saya ini orangnya gak tegaan, kalo ada orang yg memohon-mohon
sama saya, saya gak enak hati
3. Saya suka mendengarkan cerita orang, jadi kalo mau curhat sama
saya aja karena saya ini pendengar yg baik (good listener) :)
4. Saya adalah orang yg paling menjaga 'image' dan harga diri,
karena saya tidak mau dikatain murahan atau apalah itu
5. Saya suka kangen sama orang yg gak kangen sama saya? hahahaaa
gaje :p
6. Saya gak suka cowok PHP (Pemberi Harapan Palsu) saya rasa
semua cewek juga gak suka :)
7. Saya adalah saya, apapun yg ada didalam diri saya, saya
menerimanya dan bersyukur
8. Saya sangat sayang dengan keluarga saya, more than anything
9. Saya suka cowok yang ganteng, manis, cute, senyumannya indah,
baik, ramah, penyayang, perhatian, romantis, so sweet, pengertian :D hahahaaa
geje, whatever
10. Saya suka nonton kartun :))
11. Saya gak suka film horor, gak suka banget. Saya sukanya film
romantis atau drama, komedi juga :)
12. Saya tidak suka kalo ada orang yg membuat saya illfeel, jadi
gimanaaaaa gitu -___-
13. saya sayang sama orang yang menyayangi saya :D
14. Saya ini apa adanya, beginilah saya :)
15. saya kalau melakukan sesuatu itu selalu menggunakan dan
mengutamakan perasaan
16. Saya tidak suka kalau ada orang yg natapnya sinis dengan saya (karena itu tidak baik)
17. Saya baik dengan orang yg baik.
18. Saya tidak suka kalau ada seseorang yg berteman dengan saya hanya untuk manfaatin saya
19. Saya bukan boneka, jadi jangan seenaknya memperlakukan saya
16. Saya tidak suka kalau ada orang yg natapnya sinis dengan saya (karena itu tidak baik)
17. Saya baik dengan orang yg baik.
18. Saya tidak suka kalau ada seseorang yg berteman dengan saya hanya untuk manfaatin saya
19. Saya bukan boneka, jadi jangan seenaknya memperlakukan saya
20. apalagi yaa, bingung sebenarnya masih banyak lagi. Nanti aja
yaaa segini dulu, bye :)
Tuesday, April 3, 2012
Gerimis
Hari ini hujan, entah apa
yg membuat aku suka melihat hujan terutama gerimis. Menurutku, gerimis itu
indah, aku suka melihat gerimis di kaca jendela kamarku. Aku merasakan
ketenangan saat melihatnya, dibandingkan dengan pelangi, aku lebih suka
gerimis. Aku gak tau alasan yg pasti apa yg membuatku menyukai gerimis. Gerimis
itu romantis, sejuk, indah. Setiap tetesan gerimis begitu indah, Kalo saat gerimis, aku suka
merenung, memikirkan apa yg tidak terpikirkan oleh orang lain, bahkan aku
sering melamun disaat tetesan demi tetesan gerimis itu turun dan membahasahi
tanah, membasahi rumput-rumput dan dedaunan yg hijau. Aku suka gerimis, tak dapat aku lukiskan dengan kata-kata yg panjang
lebar. Mungkin ini aneh, mengapa seseorang bias menyukai gerimis, tapi inilah
aku, aku suka gerimis. Apalagi aku bias berjalan ditengah-tengah gerimis, dan
merasakan keindahannya. Aku ingin sekali melakukan itu, bahkan aku sudah pernah
melakukannya. Aku merasakan ketenangan dan kebahagiaan saat gerimis itu. Tak
banyak orang yg tau aku suka gerimis. Hal yg paling romantis adalah saat
seseorang hadir bersamaku diwaktu gerimis, entah kapan tapi aku berharap ada
seseorang yg perduli denganku saat gerimis, supaya aku dan dia bisa menikmati
gerimis bersama-sama. Aku ingin memberitahukan padanya bahwa gerimis itu indah
dan romantis.
Wednesday, March 28, 2012
Salah Siapa?
Haaiiiiiiiii semua, aku mau ngepost lagi hari ini tentang rencana pemerintah untuk menaikkan BBM, hahaaa
Ini cuman pendapat aku aja ya, tidak perlu dikasih respon yg berlebihan karena aku juga masih belum terlalu mengerti persoalaan negara kita ini, yg aku tulis disini hanya sekedar PENDAPAT aja yaaa :)
Kenaikan BBM tinggal menghitung hari, sepertinya rencana pemerintah ini tidak dapat diganggu gugat lagi, kayaknya udah gak bisa ditawar-tawar. Gara-gara rencana pemerintah inilah, banyak yg berdemo disejumlah daerah untuk menolak kenaikan BBM. Rata-rata dan hampir semuanya yg melakukan demonstrasi ini merusak fasilitas-fasilitas yg ada, padahal yg berdemo itu adalah orang-orang yg BERPENDIDIKAN seperti MAHASISWA, buat apa sekolah tinggi-tinggi kalau PENDIDIKAN KARAKTER nilainya NOL BESAR???? :)
Seharusnya orang-orang yg berpendidikan dan terpelajar seperti MAHASISWA itu punya pemikiran yg baik dong, jangan kamseupay :D
Mengemukakan pendapat atau berdemo itu tidak salah, asalkan jangan merusak. Ayo dong berpikir kritis, jangan jadi MAHASISWA yg malu-maluin, jadilah MAHASISWA yg berjiwa MAHASISWA. Orang-orang berpendidikan tapi tidak mempunyai KARAKTER yg baik apa gunanya???? Coba deh pikirin, perbuatan merusak itu kan tidak bertanggung jawab, mana jati diri mereka sebagai mahasiswa dan orang-orang terpelajar? Jangan mudah emosi, tunjukkan dong bagaimana sikap mahasiswa yg seharusnya. Aku memang masih SLTA, Kami ini generasi muda bangsa Indonesia yg nanti akan memimpin negara ini, kalau yg kami lihat itu tidak ada yg baik bagaimana kami bisa menjadi generasi yg baik juga? Masa depan negeara ini ada ditangan kami, apa yg harus kami tiru dan mana CONTOH yg baik? Bagaimana kami bisa menjadikan negara ini MAJU kalau yg kami LIHAT tidak ada yg layak. banyak orang yg berpendidikan, tapi pendidikan karakternya buruk. Seharusnya seimbang, bagaimana negeara ini kedepannya? Pendidikan karakter tidak dianggap penting.
Jadi, ini semua salah siapa? salah pemerintah kah atau salah mahasiswa yg berdemonstrasi merusak? Atau salah negara ini yg rakyatnya tidak mempunyai pendidikan karakter yg baik? kalau sekarang ini saja negara kita udah diambang kehancuran, meski tidak terasa. Bagaimana bisa generasi selanjutnya memperbaiki yg sudah rusak, Kami perlu CONTOH yg baik. Tunjukkan pada kami bagaimana sikap yg terpelajar yg sesungguhnya. Kita tidak sadar kalau kita sendirilah yg membuat negera ini hampir hancur. Kesalahan yg tidak disadari, sesama warga negara Indonesia saja bisa saling menyakiti, antara aparat keamanan dan massa. Bagaimana kita bisa bersatu, mengatasi masalah cuman dengan merusak apakah itu ada gunanya? jangan sampai apa yg KAMI LIHAT sekarang ini KAMI TIRU. Salah siapa? Orang berpendidikan sikapnya seperti orang yg tidak sekolah bahkan mungkin lebih buruk. Negara yg semakin terpuruk ini apakah akan bertahan? Jangan hancurkan negara ini dengan keegoisan masing-masing. Masihkah anda ingat dengan semoboyan ini "BERSATU KITA TEGUH BERCERAI KITA RUNTUH" dan yg satu ini "BHINEKA TUNGGAL IKA"Saturday, March 24, 2012
Wanita Bahagia Bila Pria Tahu Perasaan Sakit Mereka
Washington, Psikologi Zone – Penelitian baru yang dipublikasikan oleh American Psychological Association (APA) dalam Journal of Family Psychology, mengatakan bahwa Pria harus mengetahui kapan pasangan wanita mereka marah ataupun senang.
Penelitian ini menemukan bahwa pria dan wanita yang memiliki empati pada pasangan akan menciptakan kepuasan dalam hubungan mereka. Mereka perlu untuk mengetahui kapan pasangan mereka merasa senang ataupun kesal.
“Bagi wanita, melihat bahwa pasangan pria mereka marah mencerminkan keterlibatan emosional dalam hubungan. Hal ini sesuai dengan banyak wanita yang sering mengalami ketidakpuasan, ketika pasangan pria mereka menjadi emosional saat menanggapi konflik.” Kata peneliti utama studi tersebut, Shiri Cohen, PhD, dari Harvard Medical School, dikutip dari rilis APA (5/3/12).
Peneliti yang berjudul “Eye of the Beholder: The Individual and Dyadic Contributions of Empathic Accuracy and Perceived Empathic Effort to Relationship Satisfaction” ini, dilakukan pada 156 pasangan heteroseksual. 102 pasnagan berasal dari wilayah Boston, sisanya dari Bryn Mawr.
Subjek penelitian memiliki karateristik yang beragam. Ini dilakukan untuk menemukan pasangan yang bervariasi dalam cara mereka menyelesaikan konflik dan mengendalikan emosi mereka. Secara keseluruhan, 71 persen pasangan berkulit putih, 56 persen menikah dan rata-rata telah menjlain hubungan selama setengah hingga tiga tahun.
Pada awalnya peneliti menganggap bahwa kepuasan pada hubungan secara langsung terkait dengan kemampuan pria untuk membaca emosi positif pasangan wanita mereka. Namun, wanita justru lebih puas dalam sebuah hubungan bila pasangan mereka lebih memahami saat wanita marah maupun kesal, dibanding ketika mereka senang.
Sebaliknya, pria yang melakukan empati pada emosi negatif seperti itu, justru membuat pria merasa tidak bahagia. Para peneliti berpendapat bahwa berempati pada emosi negatif menandakan ancaman keberlangsungan hubungan bagi pria, walaupun wanita menganggapnya berbeda.
Penemuan ini menunjukkan bahwa pasangan yang berusaha untuk empati pada perasaan pasangan mereka, semakin membuat mereka akan bahagia. Para peneliti berpendapat bahwa penelitian ini bertujuan untuk mendorong pasangan lebih menghargai dan berkomunikasi satu sama lain dalam upaya berempati.
Subscribe to:
Posts (Atom)


